Langsung ke konten utama

Postingan

Manifestasi Kebersamaan dan Solidaritas Kekerabatan

Oleh: Hening Ginanjar

Kasepuhan adalah suatu masyarakat adat, yang dalam kehidupanya masih terikat dengan kuat oleh nilai dan adat istiadat tradisional. Masyarakat ini secara historis memiliki kaitan erat dengan kerajaan Sunda-Hindu terakhir yang berkedudukan di Bogor (Adimihardja, 1992). Salah satunya adalah Kasepuhan Sinar Resmi. Layaknya kasepuhan lain dalam Kesatuan Adat Banten Kidul, Kasepuhan Sinar Resmi memiliki sistem sosial, politik dan ekonomi yang yang khas.   Sistem kekerabatan yang membentuk ikatan sosial yang khas memegang peranan penting dalam membentuk struktur masyarakat kasepuhan. Dalam ikatan inilah warga Kasepuhan membangun kekuatan ekonomi, politik sampai dimensi keagamaan. Dalam kehidupan masyarakat Kasepuhan Sirna Resmi, realitas hidup yang diinginkan adalah keadaan yang aman, tentram, dan terjamin dari berbagai bencana, kecelakaan, kriminalitas maupun penyakit.


  Oleh karena itu sistem kekerabatan yang berdampak pada solidaritas antar warga memiliki peranan yang…

Tumbuhan Obat

Oleh: Faishal Mahdi


Keterangan Gambar: Dari pojok kiri atas, searah jarum jam: Daun sembung, Babandotan, Daun reundeu, Jawer kotok, Sintrong, Daun Kacapiring. Semua foto (kecuali daun reundeu) dijepret oleh Shofa Annur. Kedatangan dokter di wilayah Kasepuhan Sinar Resmi yang hanya dua minggu sekali, tidak membuat warga berpangku tangan saja saat penyakit menyerang. Obat-obat tradisional dan terapi non farmakologi menjadi kunci menuju kesembuhan. Berbagai macam tumbuhan yang dapat ditemukan di kasepuhan Sinar Resmi digunakan untuk mengobati gangguan kesehatan ringan hingga pemeliharaan penyakit degeneratif. Apa sajakah tumbuhan tersebut? Mari kita simak. Bawang Bodas atau lazim dikenal sebagai bawang putih (Allium sativum L.) biasa dikonsumsi secara rutin tiap hari oleh warga Sinar Resmi yang mengidap hipertensi untuk menjaga kestabilan tekanan darah mereka. Cara mengkonsumsinya adalah dengan dimakan mentah sebagai lalap. Di samping itu, untuk tekanan darah tinggi dapat pula digunakan Sin…

Bangunan Vernakular

Oleh: Syarifa Putri Ramadhanty

Bangunan vernakular merupakan bangunan yang dirancang berdasarkan kebutuhan lokal, ketersediaan bahan bangunan, dan juga mencerminkan tradisi serta kebudayaan di lokasi setempat.

A. Material Tradisional

  Material yang digunakan untuk struktur utama bangunan – bangunan di wilayah Kasepuhan Sinar Resmi adalah kayu dan bamboo. Kedua material ini dikombinasikan dengan pondasi titik dari batu atau semenan (terkadang menggunakan umpak kayu). Struktur bangunan pada wilayah ini dirancang untuk mampu mengikuti gelombang seismik saat terjadi gempa bumi, sehingga saat terjadi gempa bumi bangunan – bangunan tidak hancur atau runtuh menimpa penghuninya. Bambu juga umum dianyam untuk menjadi dinding bilik. Penggunaan dinding bilik ini juga bertujuan untuk antisipasi gempa bumi, karena tidak seperti batu bata, dinding anyaman bamboo atau bilik ini menjadi satu kesatuan bidang dan ringan sehingga tidak dapat runtuh menjadi bagian – bagian kecil dan menyakiti penghuninya.